KADIN Jawa Barat Dorong Transformasi UMKM Lewat Sesi Ngobrol Bisnis di Festival Rakyat Nusantara 2026

1783986711-blog.jpg

BANDUNG, SudutPublik.com – Kamar Dagang dan Industri Indonesia Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem dunia usaha melalui edukasi dan pengembangan kapasitas pelaku usaha. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran salah satu pengurusnya, Novi Setia Nurviat, sebagai narasumber pada sesi Ngobrol Bisnis dalam rangkaian Festival Rakyat Nusantara 2026 yang berlangsung di Kodam III/Siliwangi, Bandung, Senin (13/7/2026).

Mengangkat tema membangun bisnis yang mampu bertahan, bertumbuh, dan beradaptasi di era digital, sesi diskusi tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman bagi para pelaku UMKM, wirausahawan muda, komunitas bisnis, serta masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya di tengah perubahan ekonomi yang semakin dinamis.

Dalam pemaparannya, Novi menegaskan bahwa dunia usaha saat ini membutuhkan kemampuan beradaptasi yang tinggi. Menurutnya, kemajuan teknologi digital telah mengubah cara pelaku usaha memasarkan produk, membangun hubungan dengan pelanggan, hingga mengembangkan model bisnis yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan suatu usaha tidak hanya ditentukan oleh modal besarnya, tetapi juga oleh kemampuan membangun kolaborasi, memperluas jejaring, dan terus meningkatkan kompetensi diri sebagai seorang pelaku usaha.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Pelaku usaha harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat kolaborasi, dan terus berinovasi agar bisnis tetap relevan serta mampu bersaing di tengah perubahan yang sangat cepat,” ujarnya.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog mengenai strategi membangun usaha, pengembangan UMKM, pemasaran digital, hingga pentingnya membangun jaringan bisnis sebagai salah satu modal utama dalam mengembangkan perusahaan.

Melalui kegiatan ini, KADIN Jawa Barat berharap semakin banyak pelaku usaha, khususnya generasi muda, yang terdorong untuk meningkatkan kapasitas diri, memanfaatkan teknologi digital, serta membangun kolaborasi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah.


Beri Komentar