BIZLAB HIPMI Series 2 Bekali UMKM Kuasai Digital Branding untuk Tingkatkan Omzet

1784896800-blog_e.jpg

KABUPATEN BANDUNG, SudutPublik.com – HIPMI Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui penyelenggaraan BIZLAB HIPMI Series #2 yang digelar pada Jumat (24/7/2026) di Sekretariat HIPMI Kabupaten Bandung, Restorame Katapang.

Mengusung tema “Revolusi Media Digital: Bangun Brand, Kuasai Pasar, Tingkatkan Omzet”, kegiatan ini menghadirkan pelaku UMKM, anggota HIPMI, HIPMI PT, serta pengusaha muda yang ingin memperkuat strategi pemasaran digital dan membangun daya saing bisnis di era transformasi digital.

Acara yang dipandu oleh Muhammad Azhar Abdillah sebagai Master of Ceremony sekaligus moderator yang menghidupkan suasana diskusi. Semangat peserta semakin terasa melalui yel-yel organisasi khas, "HIPMI Kabupaten Bandung... BERDIKARI!", yang menggambarkan optimisme para pengusaha muda dalam mengembangkan bisnisnya.

Sekretaris Umum BPC HIPMI Kabupaten Bandung, Pinsha Anhari menyampaikan bahwa BIZLAB merupakan program berkelanjutan yang dirancang untuk memberikan wawasan praktis kepada anggota HIPMI dan pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia bisnis yang semakin kompetitif.

Sebagai narasumber utama, Novi Setia Nurviat, Pendiri & Pemilik PT. Inovindo Digital Media sekaligus Duta Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kemenko PM RI 2025, membagikan berbagai strategi membangun bisnis melalui kekuatan media digital.

Dalam pemaparannya, Novi memperkenalkan konsep “3 Is” sebagai tahapan membangun eksistensi bisnis di era digital, yakni Narsis, Eksis, dan Bisnis. Menurutnya, pelaku usaha harus berani memperkenalkan diri dan produknya kepada publik, kemudian menjaga konsistensi kehadiran di media digital hingga pada akhirnya mampu menghasilkan nilai ekonomi melalui aktivitas digital tersebut.

Selain itu, Novi juga memperkenalkan konsep Trust Orbit, yaitu pentingnya membangun kepercayaan melalui komunitas, jejaring bisnis, dan media. Ia menjelaskan bahwa reputasi sebuah merek tidak hanya dibentuk oleh kualitas produk, tetapi juga oleh lingkungan yang mendukung serta konsistensi komunikasi kepada masyarakat.

“Komunitas dan media memiliki peran besar dalam membangun kepercayaan publik. Ketika pelaku usaha aktif berkolaborasi dan memiliki rekam jejak yang baik, kepercayaan konsumen akan tumbuh dengan sendirinya,” jelasnya.

Materi lain yang mendapat perhatian peserta adalah pentingnya CEO Branding. Novi menjelaskan bahwa citra seorang pemimpin turut menentukan perkembangan bisnis yang dijalankan. Menurutnya, terdapat tiga unsur utama dalam membangun CEO Branding, yaitu Personality, Leadership, dan Performance.

Diskusi berlangsung interaktif ketika peserta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai tantangan membangun kepercayaan pelanggan di era digital. Menjawab hal tersebut, Novi menekankan pentingnya memberikan garansi kepada pelanggan sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas produk serta mengelola media sosial secara profesional agar mampu meningkatkan kredibilitas bisnis.

"Media sosial hari ini adalah etalase utama sebuah usaha. Jika dikelola secara profesional, calon pelanggan akan lebih mudah percaya terhadap produk maupun layanan yang kami tawarkan," katanya.

Sebagai bentuk penghargaan, HIPMI Kabupaten Bandung menyerahkan plakat penghargaan kepada Novi Setia Nurviat atas kontribusinya dalam berbagi ilmu dan pengalaman kepada para peserta. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan networking yang dimanfaatkan peserta untuk memperluas jejaring bisnis.

Melalui penyelenggaraan BIZLAB HIPMI Series 2, HIPMI Kabupaten Bandung berharap para pelaku UMKM semakin siap menghadapi tantangan era digital, mampu membangun merek yang kuat, memperluas pasar, serta meningkatkan omzet melalui strategi pemasaran yang inovatif dan berkelanjutan.


Beri Komentar