HIPMI Kabupaten Bandung Gelar BIZLAB Series 5, Bedah Strategi UMKM Naik Kelas dengan AI
- 05 Sep, 2026
- Organisasi & Komunitas
KABUPATEN BANDUNG, SudutPublik.com — Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk bekerja lebih efisien tanpa harus mengeluarkan modal besar. Peluang tersebut menjadi pembahasan utama dalam BIZLAB HIPMI Series #5 yang digelar BPC HIPMI Kabupaten Bandung, Jumat (4/9/2026), di Sekretariat HIPMI Kabupaten Bandung, Restorame Katapang.
Mengusung tema “UMKM Naik Kelas: Modal Minim, Daya Saing Maksimal Lewat AI”, kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi para pengusaha muda untuk memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan dalam aktivitas bisnis, mulai dari produksi konten, pengelolaan operasional, pembuatan website, hingga pengembangan strategi pemasaran.
Sesi diskusi dipandu oleh Kang Azhar, Owner Sudutpublik.com, yang membuka forum dengan menggali langsung berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha.
Mulai dari pengusaha yang masih mengerjakan hampir seluruh aktivitas bisnis seorang diri, biaya bahan baku yang terus meningkat, hingga persaingan dengan perusahaan yang memiliki modal lebih besar menjadi gambaran tantangan nyata yang dihadapi UMKM saat ini.
AI Bukan Menggantikan Manusia

Hadir sebagai narasumber, Dudy Sandani, Owner Mawadah Food, Ketua Harian PUKMA Kabupaten Bandung, sekaligus WKU Bidang Agroindustri dan Hilirisasi Komoditas Unggulan KADIN Kabupaten Bandung, membagikan pengalaman dan strategi pemanfaatan AI yang dapat diterapkan oleh UMKM.
Salah satu pesan penting yang disampaikan adalah bahwa "AI tidak hadir untuk menggantikan manusia, melainkan membantu pekerjaan manusia menjadi lebih cepat dan efisien."
Menurut Kang Dudy, meskipun teknologi semakin berkembang, manusia tetap memiliki peran penting karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial. Karena itu, pemanfaatan AI tetap harus diimbangi dengan kemampuan membangun relasi, komunikasi, kreativitas, dan kolaborasi.
“AI itu alat bantu. Jangan sampai kita menyerahkan semuanya kepada AI. Gunakan teknologi untuk membantu pekerjaan, tetapi tetap gunakan manusia untuk membangun hubungan dan mengambil keputusan,” menjadi salah satu gagasan penting dalam sesi sharing tersebut.
Dari Konten hingga Website, UMKM Bisa Manfaatkan AI

Dalam sesi praktik, Dudy juga memperkenalkan berbagai kemungkinan pemanfaatan AI yang dapat membantu UMKM mengurangi beban biaya operasional.
Salah satunya adalah pemanfaatan AI untuk produksi konten visual dan video. Pelaku UMKM dapat memulai dari foto produk sederhana, kemudian mengembangkan konsep dan storyboard menggunakan AI sebelum mengolahnya menjadi materi video promosi.
Selain konten, AI juga dapat dimanfaatkan untuk membangun website UMKM dengan biaya yang sangat minim. Dalam praktik yang dibagikan, beberapa layanan gratis seperti Blogger, Google Sheets, dan Claude AI dimanfaatkan untuk membantu membangun dan menyempurnakan tampilan serta fungsi website.
Menurut Dudy, pendekatan tersebut dapat menjadi alternatif bagi UMKM yang belum memiliki anggaran besar untuk membangun sistem digital sendiri.
Tak berhenti di sana, Dudy juga menunjukkan bagaimana konsep serupa dapat diterapkan untuk membuat aplikasi kasir sederhana tanpa harus terbebani biaya berlangganan bulanan.
AI Influencer hingga Tools Gratis untuk UMKM
Menariknya, pemanfaatan AI juga dapat diarahkan untuk membangun karakter atau AI influencer yang disesuaikan dengan identitas sebuah bisnis. Konsep tersebut memungkinkan pelaku usaha memiliki figur digital yang dapat digunakan secara konsisten dalam komunikasi dan promosi brand.
Dudy juga menyampaikan adanya pengembangan tools AI melalui kolaborasi dengan Telkom University yang ditujukan untuk membantu UMKM menghasilkan gambar maupun video dengan kualitas lebih baik.
Tools dan prompt khusus tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi digital yang lebih mudah diakses oleh pelaku UMKM.
Berbagai contoh tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital tidak selalu harus dimulai dengan investasi besar. Dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia secara tepat dan bijak, pelaku usaha dapat memangkas sejumlah pekerjaan manual sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi bisnis.
Sesi Diskusi dan Pemanfaatan AI untuk UMKM
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta mengenai penerapan AI dalam aktivitas bisnis. Para peserta tidak hanya membahas penggunaan AI untuk konten promosi, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat membantu menyederhanakan pekerjaan operasional dan menekan biaya bisnis.
Salah satu peserta, Kang Diva, yang menjalankan usaha distributor truk molen, mengungkapkan bahwa sebagian besar aktivitas operasional bisnisnya masih dikerjakan secara mandiri. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan yang dapat dibantu melalui pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan.

Peserta lainnya, Bu Tika, pelaku usaha warung masakan, turut mengangkat persoalan meningkatnya harga bahan baku, khususnya ayam, yang berdampak terhadap biaya operasional usaha.
Tiga Peserta Dapatkan Free Website UMKM
Sebagai bagian dari rangkaian BIZLAB Series #5, HIPMI Kabupaten Bandung juga memberikan fasilitas FREE Website UMKM kepada peserta.
Program ini menjadi bentuk nyata bahwa BIZLAB HIPMI tidak hanya menghadirkan forum diskusi, tetapi juga berupaya memberikan solusi yang dapat langsung diterapkan oleh para pelaku usaha.
Melalui kegiatan tersebut, HIPMI Kabupaten Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pengusaha muda dan UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Pesan yang kemudian menjadi benang merah dalam kegiatan BIZLAB Series #5 adalah bahwa teknologi harus digunakan secara bijak dan strategis. AI bukan sekadar tren, melainkan alat yang dapat membantu UMKM bekerja lebih efisien, memperkuat branding, dan meningkatkan daya saing.
Dengan semangat “BIZLAB MOVE, BISNIS GROW, KAB. BANDUNG BEDAS!”, HIPMI Kabupaten Bandung terus mendorong para pengusaha untuk berani beradaptasi, berkolaborasi, dan memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari perjalanan menuju bisnis yang semakin kuat.

HIPMI Kabupaten Bandung — BERDIKARI BEDAS BABARENGAN!
Populer
- 02 Pembangunan Pondok Quran dan Yatim Daarul Adzkar Kuningan…
- 03 Ruspendi : Menjadi Guru Ngaji, Pekerjaan Mulia…
- 04 Kisah Lahirnya SudutPublik.com: Menginspirasi Lewat Karya, M…
- 05 Yayasan Nur Afiat Desa Cageur hadir sebagai solusi umat…
- 06 Nurdin Hayat dan Imas Maspupah, menjawab masalah dengan doa…
- 07 Membangun Generasi Qur’ani, Daarul Adzkar Resmikan Ged…
- 08 Saat Ramadhan Menghangatkan Hati, Lagoon Linggarjati Jadi Te…
Beri Komentar